Kenanganku Bersamanya
Ini aku dapat dari cerita dari salah satu pengasuhku. Karena diriku masih dalam buaian kala itu. Kala diangkat menjadi seorang PNS, praktis membuat beliau sibuk setengah hari kala jam kerja. Tidak peduli sedang memiliki bayi. Namun beliau tetap tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang ibu untuk menyusui anaknya secara teratur. Dan itu aku dapatkan tanpa kekurangan satupun. Sebelum berangkat kerja dan setelah pulang bekerja, aku tetap mendapatkan hakku atas kasih sayangnya.
*****
*****
Ini juga masih cerita. Karena aku juga masih belum bisa mengingat apa yang terjadi. Karena kesibukan beliau mengikuti jam kerja kantoran, aku jadi terbiasa dengan gonta ganti pengasuh. Meski status pengasuhnya terkadang bukan pengasuh tetap. Dalam artian, beliau memanfaatkan tetangga untuk dijadikan pengasuhku. Kala itu aku diasuh tetangga yang masih ada hubungan saudara. Suatu saat, karena pengasuh mengalami goncangan, yang membuat dia sakit secara psikis, alias sakit jiwa, beliau mengambil aku darinya. Namun, tanpa ada yang menyadari, dalam keadaan sakit jiwanya sedang kambuh, dia mengambil dan membawaku pergi. Spontan, Ibu berteriak kebingungan mengetahui anaknya hilang. Hingga akhirnya diriku kembali ke buaiannya setelah Bapak mencariku seharian.
*****
Jedugg!! Huaaaa...!! Aku menangis tatkala menyadari ada bagian tubuhku yang sakit. Yah, aku terjatuh dari tempat tidur, dan kepalaku terasa sakit. Kala itu aku masih kecil, hingga belum bisa mengontrol diri. Spontan beliau terbangun dan mendatangiku di kala hari masih gelap. Dengan kasih sayangnya, beliau mengelus kepalaku hingga rasa sakitku berkurang. Dan beliau menemaniku hingga aku terdiam dan kembali tertidur.
*****
Masuk SMP, mulai sedikit ada transisi dalam diriku. Mulai merasakan namanya tugas yang lebih banyak. Kala itu, aku dapat tugas kerajinan tangan dari guru kesenian. Tau apa artinya?? Karena aku tidak ahli dalam hal ginian, membuat aku harus lembur semalaman menyelesaikannya. Dan sekali lagi, aku membuat beliau repot. Status ABG bener2 melekat pada diriku, dalam artian, aku adalah anak yang belum gede. Mengerjakan tugas hingga larut malam, membuat beliau tidak kemudian bisa tidur, tapi malah menemaniku dan sekali-kali menanyakan :
”Masih lama Nak, bikinnya ?”
Aku cuman terdiam sambil menganggukkan kepala.
Dan beliau menemaniku semalaman hingga aku benar2 selesai mengerjakannya.
*****
Untuk pertama kalinya aku akan berpisah dengan beliau dalam waktu yang lama. Yah, malam hari ketika besoknya aku akan pergi ke Bandung untuk pertama kalinya. Lagi riweuh nyiapin banyak hal.
”Nak, bawa minyak angin ya, buat ntar kalo masuk angin...”
”Bawa ini ya...”
”Bawa itu juga ya...”
Masih teringat juga ketika pasca lebaran, aku pulang ke Bandung dan telat sekitar tujuh jam dari biasanya. Praktis membuat beliau bingung. Pikiran buruk mulai menghantuinya dan tak henti-hentinya beliau meneteskan air mata.
*****
Hal yang istimewa buatku adalah, ketika beliau mulai menganggapku dewasa. Hingga akhirnya tak segan2 beliau berbagi bebannya denganku. Meski diri ini lebih banyak terdiam, atau memberikan nasehat yang sebenarnya hanyalah mengingatkan dan sedikit menguatkan. Karena diri ini belum ada apa2nya dibandingkannya. Wanita di depanku ini masih jauh lebih hebat dari diriku. Allah, andainya aku bisa mengambil sedikit bebannya. Kebahagiaannya adalah kebahagiaanku juga.
*****
Meski telah lewat, pingin mengucapkan Selamat Hari Ibu, untuk Ibuku, wanita hebat yang pernah aku temui, wanita yang sangat aku cintai. Meski tiap hari adalah hari ibu buatku. Semoga Ibu selalu mendapatkan yang terbaik, dan kelak berada di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amiin.





2 Comments:
lucky u...
ada orang yang tidak pernah mengingat sesuatu ketika masa kecilnya bersama ortu karena selalu jauh dari mereka...
u should be very gratefull...
pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik , pupuk organik
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home